| KH. Abdullah Sattar Madjid bersama KH. Syukri Zarkasyi ketika Berkunjung di Pondok Modern Darusalam Gontor |
SURABAYA – Di era 1990-an, sebuah gerakan unik lahir dari jantung Kota Pahlawan. Di saat banyak lembaga keagamaan berfokus pada pembangunan fisik rumah ibadah, Jamaah Pengajian Surabaya (JPS) di bawah asuhan KH. A. Sattar Madjid justru melakukan gebrakan yang melampaui sekat-sekat tradisional: mengawinkan teks suci Al-Qur’an dengan teknologi manajemen modern dan pemberdayaan ekonomi pedesaan.
