Dr. Majid Al-Kilani mengatakan dalam bukunya (Hakadza
dhahara jīlu shalāhuddin wa hakadza ‘ādat al-Qusd), di
dunia Barat jika orang merasa gagal, maka dia melakukan bunuh diri (istilahnya:
intahara nafsan). Sedangkan dalam tubuh umat Islam, jika merasa gagal tidak
melakukan bunuh diri, tapi membunuh fungsi sosial (istilahnya: intahara
ijtima’iyyan).
Latest Post
Dua Generasi Pembebas Palestina III
Written By Amoe Hirata on Rabu, 19 Oktober 2016 | 11.16
Label:
Mutiara Sejarah,
Peradaban Islam,
Sejarah Islam,
wawasan
Dua Generasi Pembebas Palestina II
Written By Amoe Hirata on Senin, 17 Oktober 2016 | 15.00
Label:
Peradaban Islam,
Sejarah Islam,
Sirah Nabawiyah
Dua Generasi Pembebas Palestina I
Hari Ahad, bakda shalat Dzuhur (16/10/2016), aku berkesempatan menghadiri acara yang dihelat SOA (Spirit of Aqsha) mengenai pembebasan Palestina. Kali ini, yang didapuk menjadi presentator adalah Ustadz. Asep Sobari, Lc (Pimpinan Sirah Community Indonesia).
Tema yang diangkat cukup menarik, “Dua Generasi Pembebas Palestina.” Menarik karena, dari judul ini audiens akan dibuat penasaran mengenai karakteristik dari dua generasi yang sama-sama memiliki konsentrasi dalam pembebasan Palestina.
Nusran Wahid; Gagal Paham Hadits [Bagian: II]
Written By Amoe Hirata on Kamis, 13 Oktober 2016 | 14.10
Ketiga, secara pemahaman, ini sangat tidak tepat jika digunakan untuk menafikan
keputusan MUI mengenai penistaan agama. Pasalnya, generasi terbaik memang ada
tiga generasi secara kolektif yaitu pada masa nabi, sahabat, tabi’in dan
tabi’ut tabi’in. Meski demikian, tidak menafikan kebenaran ulama setelahnya
sebagai pewaris para nabi. Dalam hadits diriwayatkan:
إِنَّ العُلَمَاءَ
وَرَثَةُ الأَنْبِيَاءِ، إِنَّ الأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا
إِنَّمَا وَرَّثُوا العِلْمَ
“Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sesungguhnya para nabi
tidak mewariskan dinar atau dirham, yang diwariskan mereka adalah ilmu.”
(HR. Abu Daud, Tirmidzi). Kalau sekiranya al-Qur`an hanya Allah dan Rasul-Nya
yang mengetahui makna al-Qur’an, maka akan sia-sia hadits ini yang menyatakan
bahwa ulama pewaris para nabi. Justru hadits ini menunjukkan bahwa ulama juga
bisa memahami ayat-ayat al-Qur`an, karena mereka adalah pewaris ilmu para nabi.
Nusran Wahid; Gagal Paham Hadits [Bagian: I]
Written By Amoe Hirata on Rabu, 12 Oktober 2016 | 07.00
ADA argumentasi menarik
untuk dikritisi yang dipaparkan Nusran Wahid pada acara ILC (11/10/2016) ketika
membela Basuki Cahaya Purnama. Politisi
Golkar yang kerap menimbulkan kontroversi ini menyitir hadits nabi untuk mematahkan
pernyataan MUI yang memutuskan Ahok telah menista agama.






