Latest Post

Tertawa dalam Derita

Written By Amoe Hirata on Rabu, 17 Januari 2018 | 14.27

"Salah satu kelebihan orang Desa Jumeneng," kata Sarikhuluk membeberkan pada tamu dari Arab, "adalah kemampuan mereka dalam mengolah derita menjadi tawa.'

Ketika Agama, Jadi Canda

Written By Amoe Hirata on Jumat, 12 Januari 2018 | 14.32

"Le," panggil Karmuji yang dikenal liberal kepada anaknya yang dikenal 'Ahli Liqo wa Tarbiyah', "Ayah merasa heran sama keberagamaan dewasa ini." "Memang kenapa Yah?" tanya Aiman.

Logika Jenaka Tuan A. Hassan

Written By Amoe Hirata on Kamis, 04 Januari 2018 | 12.34

            SISI lain yang (mungkin) jarang diketahui dari sosok A. Hassan adalah kejenakaannya dalam berlogika. Beliau adalah pribadi yang humoris dan suka berkelakar. Terkait hal ini, beliau pernah menulis buku yang berjudul: “Tertawa” sebanyak empat jilid (Dadan Wildan,  Yang  Dai Yang Politikus Hayat dan Perjuangan Lima Tokoh Persis, 48) dan itu sudah ditulis sejak di Singapura (Syafiq Mughni, Hassan Bandung Pemikir Islam Radikal, 14).

Merasa Paling Benar

"Kamu jangan merasa paling benar," tukas Wawan kepada Sangidu, "bisa jadi mazhab yang kamu salahkan mengandung kebenaran, bahkan lebih benar dari kamu!"

Agar Dunia Bernilai Akhirat

Written By Amoe Hirata on Rabu, 03 Januari 2018 | 14.00

"Kalian tau berapa 1 hari di akhirat jika dibandingkan dengan waktu dunia?" tanya Sarikhuluk kepada Paidi, Paimo, Paiman, Paiden dan Ponco.

Pidato Akhir Tahun Sarikhuluk

Written By Amoe Hirata on Minggu, 31 Desember 2017 | 20.00

PENDOPO Al-Ikhlash dan pelatarannya malam ini dipadati warga Kampung Jumeneng. Bukan untuk menunggu detik-detik akhir tahun yang dihiasi dengan petasan, kembang api, terompet dan berbagai atribut perayaan akhir tahun lainnya, tapi mau mendengar pidato akhir tahun Sarikhuluk yang sudah vakum beberapa tahun.
 
Copyright © 2011. Amoe Hirata - All Rights Reserved
Maskolis' Creation Published by Mahmud Budi Setiawan