Written By Amoe Hirata on Selasa, 29 Maret 2022 | 11.21
Kalau sekarang ada yang namanya ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), maka dulu, sebelum kemerdekaan, ada PERHIMPUNAN INTELEKTUAL-ULAMA di Medan yang diberi nama Ichwanoes Shafa Indonesia.
Written By Amoe Hirata on Jumat, 25 Februari 2022 | 11.27
Dr. Baihaqi A.K., alumni Fakultas Tarbiyah IAIN Jami'ah ar-Raniry, ketika memberikan testimoni pada buku 80 tahun Prof. Hasjmy menyinggung 3H yang perlu dimiliki oleh pemimpin.
Written By Amoe Hirata on Minggu, 30 Januari 2022 | 11.36
Di dalam buku "Tindjauan di Lembah Nil" (1951:51-52), Buya Hamka menulis perjumpaannya dengan para tokoh besar Mesir dengan sangat menarik, salah satunya adalah dengan Filusuf besar Mesir, Abbas Mahmud Aqqad (1889-1964). Di antaranya membahas Wahabi di Indonesia. Berikut ini petikannya.
Written By Amoe Hirata on Kamis, 30 Desember 2021 | 14.31
Di antara kebrilianan AR. Baswedan adalah memiliki pikiran yang jauh ke depan. Bisa dibilang melampaui zamannya. Dalam kondisi sekritis apapun, beliau masih mampu mengeluarkan ide-ide cemerlang dan tidak dibayangkan banyak orang.
Written By Amoe Hirata on Rabu, 29 Desember 2021 | 15.34
Dari buku ini (Pengalaman dari Tiga Pendjara), pada halaman 82, 92, 93 dan 171, kita bisa mengetahui betapa biadabnya perlakuan Rezim Nasakom kepada KH. Ma'shum, Ulama Ahli Hadits dari Yogyakarta.
Written By Amoe Hirata on Sabtu, 25 Desember 2021 | 03.46
Pada 21 Februari 1984, majalah Panji Masyarakat mengeluarkan hasil liputan berjudul "Persis dan Al-Irsyad Membangun Ummat dengan Pendidikan". Di situ dimuat foto 3 tokoh: Hussein A. Badjerei, Ahmad bin Mahfudz dan Ustadz Abdul Qadir Hassan.