Latest Post

A. HASSAN DALAM “PANDANGAN” NURCHOLISH MADJID

Written By Amoe Hirata on Senin, 30 Januari 2023 | 01.50


S
aat jadi santri di MII Camplong, saya pernah mendengar Ustadz Ma’ruf, Guru Mapel Nahwu dan Hadits, sedikit bercerita tentang kunjungan Nurcholish Madjid –saat jadi santri Gontor bersama kawan-kawannya-- ke Bangil.

Keyrafa

Written By Amoe Hirata on Rabu, 23 November 2022 | 18.00


Keyrafa adalah singkatan dari nama lengkap Keyfa Chayra Waffa.  Nama cukup unik dan memiliki makna yang luhur. Si bungsu yang lahir di RS Dr. Soetomo (23/11/2022).


Keyfa adalah akronim dari kata "Key" yang artinya kunci dalam bahasa Inggris, atau "Kay" Yg berarti agar dalam bahasa Arab. Sedangkan "Fa"  adalah kepanjangan dari kata "Faradiesa" bentuk plural dari kata Firdaus yg berarti suga Firdaus.

 

Chayra berasal dari kata Arab yang artinya kebaikan atau yang terbaik.

 

Adapun Waffa berasal dari kata wafa-yafi-wafaa. Waffa adalah bentuk superlatifnya yg artinya banyak memenuhi atau menunaikan: amanah, janji dan semacamnya.

 

Dengan nama ini, diharapkan bisa menjadi perempuan yang melakukan amalan-amalan kunci yang bisa mengantarkannya ke surga Firdaus.

 

Di antaranya, dengan berusaha menjadi perempuan baik sepanjang hidup, dengan menjaga nilai luhur berupa menepati janji dan amanah. Baik kepada Allah maupun manusia.

PEMBELAAN BUYA HAMKA TERHADAP TUAN A. HASSAN

Written By Amoe Hirata on Jumat, 04 November 2022 | 17.16


Judul ini terinspirasi dari potongan catatan Buya Hamka dalam buku "Sebuah Polemik Agama TEGURAN SUCI & JUJUR TERHADAP MUFTI JOHOR" ketika membela A. Hassan dari kezaliman yang dituduhkan oleh Mufti Johor: Sayyid Alwi bin Thahir Al-Haddad. Sebuah jawaban Buya Hamka yang diterbitkan menjadi buku oleh organisasi Muhammadiyah Singapura tahun 1958, yang isinya membantah tuduhan Mufti Johor terkait paham kaum muda Indonesia, khususnya terhadap A. Hassan.

PERAN PESANTREN PERSIS BANGIL DALAM PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA

Written By Amoe Hirata on Jumat, 28 Oktober 2022 | 17.18


Berdasarkan cerita Ustadz A. Qadir Hassan, pesantren Persis dibangil mulai digerakkan pada tahun 1941. Awalnya, dibuka bagian puteri dengan murid sebanyak 12 orang.

Problem Kristenisasi, dari Buya Hamka hingga Koh Steven

Written By Amoe Hirata on Senin, 24 Oktober 2022 | 22.57


Tidak banyak yang penulis ketahui tentang Koh Seteven. Dulu, sempat dengar perannya, pada masa pandemi, menjual rumah dan Moge-nya (yang kabarnya laku 14 M) untuk didermakan untuk kepentingan masyarakat luas, penyintas pandemi.

PENDIDIKAN DAN BUKU BACAAN KH. ACHMAD DACHLAN

Written By Amoe Hirata on Minggu, 23 Oktober 2022 | 22.37

Awalnya, ulama yang masa kecilnya bernama Mohammad Darwis ini dididik langsung oleh orang tuanya sendiri. Setelah agak besar, disuruh menunaikan haji sembari mempelajari ilmu agama di Tanah Suci Mekkah.
 
Copyright © 2011. Amoe Hirata - All Rights Reserved
Maskolis' Creation Published by Mahmud Budi Setiawan