Matematika realitas yang begitu komplek....
Kejernihan intuisi tak lagi membenah....
Korelasi vertikal horizontal dalam dialek....
Dekrit-dekrit emosi terultimatum sungguh....
Oleh gelimang arus estetik....
Getaran-getaran transendental begitu cepat berubah....
Mengikut arus angin multikritik......
Bilakah........
Kesenjangan-kesenjangan ini terelak.......
Bukankah......
Sinyal-sinyal utopia terus menelisik......
Apakah relisme perlu di kerah......
Tak terbatas hingga menembus dimensi puncak....
Atau pragmatisme di aplikasi dengan jerih.....
Walau romantika interaksi pelan-pelan menghenyak......