Judul ini terinspirasi dari potongan catatan Buya Hamka dalam buku "Sebuah Polemik Agama TEGURAN SUCI & JUJUR TERHADAP MUFTI JOHOR" ketika membela A. Hassan dari kezaliman yang dituduhkan oleh Mufti Johor: Sayyid Alwi bin Thahir Al-Haddad. Sebuah jawaban Buya Hamka yang diterbitkan menjadi buku oleh organisasi Muhammadiyah Singapura tahun 1958, yang isinya membantah tuduhan Mufti Johor terkait paham kaum muda Indonesia, khususnya terhadap A. Hassan.
PEMBELAAN BUYA HAMKA TERHADAP TUAN A. HASSAN
Written By Amoe Hirata on Jumat, 04 November 2022 | 17.16
Judul ini terinspirasi dari potongan catatan Buya Hamka dalam buku "Sebuah Polemik Agama TEGURAN SUCI & JUJUR TERHADAP MUFTI JOHOR" ketika membela A. Hassan dari kezaliman yang dituduhkan oleh Mufti Johor: Sayyid Alwi bin Thahir Al-Haddad. Sebuah jawaban Buya Hamka yang diterbitkan menjadi buku oleh organisasi Muhammadiyah Singapura tahun 1958, yang isinya membantah tuduhan Mufti Johor terkait paham kaum muda Indonesia, khususnya terhadap A. Hassan.
PERAN PESANTREN PERSIS BANGIL DALAM PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA
Written By Amoe Hirata on Jumat, 28 Oktober 2022 | 17.18
Problem Kristenisasi, dari Buya Hamka hingga Koh Steven
Written By Amoe Hirata on Senin, 24 Oktober 2022 | 22.57
PENDIDIKAN DAN BUKU BACAAN KH. ACHMAD DACHLAN
Written By Amoe Hirata on Minggu, 23 Oktober 2022 | 22.37
HARI SANTRI DAN RESOLUSI JIHAD KH. HASYIM ASY'ARI
Written By Amoe Hirata on Sabtu, 22 Oktober 2022 | 16.14
TIGA PESAN TJOKROAMINOTO UNTUK ANAK BIOLOGIS DAN IDEOLOGISNYA
Written By Amoe Hirata on Senin, 17 Oktober 2022 | 11.55
TERPERANJATNYA MUCHTAR LUTHFI SAAT BERTEMU A. HASSAN
Di antara perdebatan cukup penting yang pernah dilakukan Tuan A. Hassan adalah dengan Muchtar Luthfi. Alhamdulillah Babe Ridwan Saidi menulisnya secara global pada bukunya yang berjudul “Islam dan Nasionalisme Indonesia” (1995: 61-75) yang didasarkan pada brosur terbitan Persis Bandung bertajuk “Risalah Debat Kebangsaan.”
HB. JASSIN : A. HASSAN SEORANG MUJTAHID
Written By Amoe Hirata on Minggu, 16 Oktober 2022 | 19.20
H.B. Jassin, Sasterawan Besar Indonesia, suatu ketika pernah sekilas menulis tentang sosok A. Hassan dalam bukunya berjudul "Polemik Suatu Pembahasan Sastera dan Kebebasan Mencipta Berhadapan dengan Undang-undang dan Agama" (1972: 49), "A . Hassan seorang ulama yang terkemuka di Indonesia, yang banyak menulis mengenai berbagai macam masalah agama Islam — menurut hemat saya patut disebut sebagai seorang mujtahid , lepas dari setuju ataukah tidak dengan pendapat - pendapatnya." (Selesai Nukilan).
PANDANGAN TUAN A. HASSAN TERKAIT HAJI ABDUL KARIM AMRULLAH (AYAH HAMKA)
Written By Amoe Hirata on Sabtu, 15 Oktober 2022 | 09.58
Benarkah A. Hassan Tak Pandai Berpidato?
Written By Amoe Hirata on Jumat, 14 Oktober 2022 | 15.18
![]() |
A. Hassan bersama tokoh dan santri Bangil |
Sering dalam perjalanan mencari data-data terkait A. Hassan dan Persis dengan tokoh-tokoh seniornya, terbesit pada benak penulis pertanyaan : "Mengapa dokumentasi tertulis mereka lebih mudah didapatkan daripada dokumentasi audio visual berupa ceramah debat dan lain sebagainya?" Terkecuali misalnya Buya Natsir, yang bicaranya masih ada dalam rekaman, bahkan visualnya ada juga di Yotube.
Pengalaman Mengantar Istri untuk USG Fetomaternal
Written By Amoe Hirata on Kamis, 13 Oktober 2022 | 08.39
USTADZ A.QADIR HASSAN, BUYA HAMKA, PROBLEM "ANAK HARAM" DAN KRISTENISASI
Written By Amoe Hirata on Senin, 10 Oktober 2022 | 11.09
KOLONEL MAULWI SAELAN, KIPER PSSI LEGENDARIS, RELIGIUS & PEJUANG KEMERDEKAAN
Written By Amoe Hirata on Senin, 03 Oktober 2022 | 20.30
![]() |
Bersama Buya Hamka pada Tahun 1978 |
Di antara kiper Timnas Indonesia yang legendaris dan merupakan pejuang kemerdekaan adalah Kolonel H. Maulwi Saelan (1926-2016).
KISAH HOESIN BAFAGIEH INGIN BERGURU KEPADA TUAN A. HASSAN
Jika pembaca sekalian pernah dengar majalah Aliran Baroe, maka tidak bisa dipisahkan dari Tuan Hoesin Bafagieh.
KENANGAN SINGKAT BERSAMA PAKAR ALIRAN SESAT; USTADZ AMIN DJAMALUDDIN
Written By Amoe Hirata on Kamis, 30 Juni 2022 | 13.39
Pertama kali tahu nama Ustadz Amin Djamaluddin, adalah dari buku yang saya beli berjudul "Aliran dan Paham Sesat di Indonesia" (Cet II, 2005) karya Ustadz Hartono Ahmad Jaiz, di Surabaya, waktu itu, sedang kulakan buku untuk dijual di Pesantren MII Camplong, Sampang, Madura.